//
you're reading...
Internet, Software

Apa itu (Bit)Torrent?

Teman-teman sekarang udah gaya semua, dikit-dikit ngomong “onlen gak tar?” ato “off dulu ya…” atau lain-lain yang sebangsanya. Kalo gak gitu, selalu ngetik “brb..” ato “tanya mbah google dulu…”  Mantap deh pokoknya.

Ya iyalah, kan ada internet Hehehe…

Tidak bisa dipungkiri, sekarang penggunaan inet di lingkungan rumah semakin meluas. Efeknya jadi macem-macem, mulai dari perubahan kosakata sampai perubahan hobi. Teman-teman saya yang dulu gak pernah update mp3 nya, sekarang jadi getol cari lagu-lagu baru. Sedikit-sedikit download. Gak cuma mp3. Segala macem film sekarang juga didonlod, mentang-mentang ada bandwith + hardisk. (Saya ada bandwith, tapi gak ada hardisk, jadi ya jarang download film T_T)

Nah, akhir-akhir ini beberapa teman sering tanya, “Kalo download biar cepet pake apa ya?” ato “Selain dari rapid, bisa pake apa lagi sih kalo cari film?” Saya bilang coba pakai torrent. Pertanyaan selanjutnya tentu saja 5W + 1H tentang torrent itu.

(Akhirnya,) di bawah ini beberapa hal dari torrent yang mungkin perlu diketahui. (Biar gak gaptek :D)

Apa itu (Bit)Torrent?

Ketika saya sebut istilah torrent pada paragraf sebelumnya, itu berarti saya mengacu pada istilah BitTorrent. Apa itu BitTorrent?

Bahasa kerennya, BitTorrent adalah sebuah protokol yang didesain untuk mentransfer file. Protokol ini bekerja dalam arsitektur peer-to-peer, di mana setiap user terhubung langsung satu sama lain untuk saling bertukar data. @_@

Pusing? Sama..😀

OK, gampangnya, BitTorrent adalah salah satu cara/metode transfer file. Titik. Kenapa “salah satu”? Karena ada banyak cara transfer file, yang akan dijelaskan nanti. Berbeda dengan metode (protokol) yang lain, pada BitTorrent setiap user terhubung langsung satu sama lain untuk bertukar data.

Teman-teman pernah buka rapidshare? Ketika kita butuh data dari rapidshare (misal mau download film ato software), komputer kita terhubung ke server rapidshare. Kalau ada orang lain yang butuh juga, dia pun terhubung ke server tersebut. Kita dan orang lain itu adalah user, tapi tidak terhubung langsung. Koneksi macam ini tidak menggunakan protokol BitTorrent, dan istilahnya adalah client-server.

Arsitektrur Client-Server

Nah, kalau di BitTorrent, komputer kita langsung terhubung ke komputer orang tersebut. Inilah yang dinamakan peer-to-peer.

Arsitektur peer-to-peer

Tapi perlu dicatat, bahwa ada satu server yang tugasnya mengatur aktivitas antar user tersebut. Misal, si A harus barter dengan si C, si D dengan si B, dll. Server ini namanya tracker. (Kalo gak ada yang ngatur, bisa-bisa nanti komputernya pada rebutan temen ngobrol :D)

Tadi baru saja saya tulis kata barter. Apa maksudnya? Pada BitTorrent, setiap user yang saling terhubung memang melakukan barter. Mereka saling memberi dan menerima data. Coba bandingkan dengan kasus rapidshare tadi. Pada kasus tersebut, kita cuma minta ke server untuk dikirimi film. Setelah itu, si server mengirim file film tersebut ke komputer kita. Server cuma memberi, dan kita cuma menerima.

Bagaimana mekanisme BitTorrent?

Untuk menjelaskan ini, saya coba ambil sebuah analogi.

Bayangkan sekelompok orang yang duduk mengitari sebuah meja. Sebut saja mereka A,B,C,D,dan E. Di ujung meja ada seorang lagi, sebut saja S. S memiliki salinan lengkap sebuah buku, yang sangat diinginkan oleh kelima orang tadi (A-E).

Kelima orang tadi meminta salinan buku kepada S. Akan tetapi, S tidak membagikan halaman yang sama kepada setiap orang. Si A hanya mendapat beberapa halaman, demikian pula B, C, D, dan E. Kelimanya mendapatkan beberapa halaman yang berbeda.

Kelima orang itu, masing-masing dapat berkomunikasi satu sama lain. Berbicara dan mendengarkan. Si A mengatakan bahwa ia hanya mempunyai halaman 1-3 dan halaman 8. Si B hanya mempunyai halaman 7 dan 9. A dan B melakukan barter sehingga mereka kini mempunyai halaman 1-3 dan 7-9. C, D, dan E tidak memiliki salah satu halaman itu, sehingga mereka berkoordinasi agar halaman yang mereka miliki semakin lengkap. Proses komunikasi, koordinasi, dan transaksi itu berulang terus, sampai semua orang sudah saling melengkapi. Akan tetapi, ternyata mereka berlima tidak memiliki halaman 11. Si A kemudian meminta kepada S salinan halaman tersebut, dan membagikannya kepada yang lain, sampai akhirnya kelima orang tersebut mempunyai salinan utuh dari buku yang dimaksud.

Mekanisme BitTorrent

Kira-kira seperti itulah mekanisme BitTorrent. Seorang user dapat membagikan data kepada yang lain tanpa perlu memiliki data tersebut secara utuh, seperti A yang membagikan kepada keempat orang yang lain. Dalam BitTorrent, S adalah seed, yang bertanggung jawab untuk memberi salinan data yang tidak dimiliki user manapun.

Selain BitTorrent, ada protokol apa lagi?

Banyak. Dua yang paling populer adalah http dan ftp. Ketika kita mengakses situs rapidshare melalui browser (Firefox atau IE atau yang lain), protokol yang digunakan adalah http. (Lihat alamatnya,   http://rapidshare.com)

Protokol ftp lebih jarang ditemui, walaupun menggunakan arsitektur yang sama dengan protokol http, yaitu client-server. Apa itu client-server sudah dijelaskan sebelumnya.

Dengan model client-server, set up dapat dilakukan dengan mudah, dan file-file yang diinginkan biasanya tersedia, karena server selalu online dan memang ditujukan untuk melayani permintaan client. Sayangnya, jika file yang ditransfer terlalu besar atau terlalu banyak user yang meminta file tersebut, proses transfer bisa terganggu (lambat atau malah gagal).

Pada BitTorrent, semakin banyak user yang menginginkan file tersebut, proses transfer bisa menjadi makin cepat, karena masing-masing dari mereka melakukan upload (memberi). Sayangnya, ketersediaan file belum tentu terjamin, karena biasanya yang membagi-bagikan data tersebut juga komputer biasa, bukan server khusus, jadi ada kemungkinan dia offline.

OK, sudah mulai mengerti. Sekarang gimana cara download pake (Bit)Torrent?

Pertama, install aplikasi BitTorrent. Aplikasi tersebut antara lain uTorrent, burst!, dan BitTorrent. Untuk yang belum punya, download dulu di situsnya. Gratis.

Kedua, cari file torrent untuk data yang diinginkan. Misal kita ingin download film Transformer, maka cari file torrent yang menyimpan informasi tentang film tersebut. Di mana mencarinya? Banyak situs yang menyediakan file torrent. Biasanya saya pakai mininova, thepiratebay, dan isohunt. Atau langsung saja tanya mbah Google Yang Maha Tahu😀

Ketiga, buka file torrent itu dengan aplikasi yang sudah diinstal tadi, dan silakan mulai mendownload. ^^

Istilah-istilah di dunia per-torrent-an

torrent
file *.torrent, yang berisi informasi tentang data yang kita perlukan
peer
komputer yang saling bertransaksi, bertukar data. Komputernya user seperti kita-kita ini.🙂 Biasanya peer tidak punya salinan lengkap. Dari contoh di atas, A-E adalah peer.
seed
komputer yang punya salinan lengkap dari data yang diinginkan.
swarm
kumpulan komputer yang saling terhubung untuk mendapatkan salinan lengkap suatu data
tracker
server yang tugasnya mengkoordinasikan aktivitas antar client
download
menerima data dari komputer lain
upload
mengirimkan data ke komputer lain

Yak! Itu tadi sedikit soal BitTorrent. Masih ada banyak hal yang tidak saya tulis di sini. Pertama, terlalu teknis. Kedua dan ketiga, saya sendiri masih kurang mengerti sehingga agak malas menuliskannya ^^; Untuk mendapatkan keterangan lain soal BitTorrent, silakan tanya google, atau berkunjung ke halaman referensi saya.

Sekian, semoga bermanfaat. Happy download!! ^^

Diskusi

5 thoughts on “Apa itu (Bit)Torrent?

  1. mantap gan ilustrasi animasi gambarnya..
    jadi tambah paham :beer:

    Posted by Bonar13 | 28/07/2009, 10:25
  2. thanks infonya…
    ada bbrpa hal yang msh bingung sih…

    protokol torrent gratis pa berbayar??
    semua file yang tersedia bisa di donlod gak??

    Posted by MudPearl | 08/11/2009, 18:46
    • software buat baca torrent (=aplikasi/client bitTorrent) itu ada banyak, dan biasanya gratis. seperti uTorrent.

      Klo kita kunjungi situs2 semacem mininova, semua torrent yg tersedia bisa didonlod. Tapi, tidak semua file yg disediakan oleh torrent tsb bisa didonlod, tergantung seedernya. Klo seeder nya gak ada, file yg didapatkan bisa jadi tidak lengkap atau malah tidak ada sama sekali.

      Posted by Novianto | 09/11/2009, 00:58
  3. Sbelumnya, gw masih setengah mengerti tentang bittorrent ini, tapi setelah melihat postingan ini, wuiih, tulisan nya sangat jelas and detail. Than’x..
    Share smile with blog..

    Posted by Abdias | 10/04/2010, 14:03

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: